Senin, 20 Maret 2023

Mental Illness


Mental illness (mental disorder), disebut juga dengan gangguan mental atau jiwa, adalah kondisi kesehatan yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, suasana hati, atau kombinasi diantaranya. Kondisi ini dapat terjadi sesekali atau berlangsung dalam waktu yang lama (kronis).Gangguan ini bisa ringan hingga parah, yang dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ini termasuk melakukan kegiatan sosial, pekerjaan, hingga menjalani hubungan dengan keluarga.

Mental illness adalah kondisi yang umum terjadi pada siapapun. Menurut World Health Organization (WHO), satu dari lima anak-anak dan remaja di dunia memiliki gangguan mental.Sementara pada orang dewasa, kondisi ini memengaruhi satu dari empat orang di dunia. Adapun dari kasus tersebut, sekitar setengahnya dimulai pada remaja di bawah usia 14 tahun. Ini merupakan usia rawan munculnya gangguan mental yang kerap terjadi.


Gejala umum mental illness

Berikut adalah tanda-tanda dan gejala mental illness atau disorder yang umum terjadi:

- Sering merasa sedih.

- Kehilangan kemampuan untuk berkonsentrasi.

- Ketakutan atau kekhawatiran yang berlebihan atau perasaan    bersalah yang menghantui.

- Perubahan mood atau suasana hati yang drastis.

- Tampak menarik diri dari teman dan lingkungan sosial.

- Kelelahan yang signifikan, energi menurun, atau mengalami      masalah tidur.

- Ketidakmampuan untuk mengatasi stres atau masalah sehari-hari.

- Paranoid serta delusi dan halusinasi.

- Tidak mampu memahami situasi dan orang-orang.

- Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol secara.             berlebihan atau menggunakan narkoba.

- Perubahan besar dalam kebiasaan makan.

- Perubahan pada gairah atau dorongan seksual.

- Marah berlebihan dan rentan melakukan kekerasan.

- Kerap merasa tak berdaya atau putus asa.

- Berpikir untuk bunuh diri.


Cara membantu penderita mental illness di rumah

Berikut cara-cara yang dapat dilakukan:

- Jalankan terapi sesuai dengan yang disarankan dan tidak melewatkan satu sesi pun, meski Anda sudah merasa lebih baik.

- Hindari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang, yang dapat menghalangi pengobatan.

- Tetap aktif, seperti berolahraga, berkebun, atau aktivitas fisik lainnya yang menyenangkan, dapat membantu mengatasi gejala dan merupakan salah satu gaya hidup penderita depresi, stres, dan gangguan kecemasan, yang perlu dilakukan.

- Praktikkan gaya hidup sehat, seperti menerapkan pola makan untuk kesehatan mental, istirahat dan tidur yang cukup, serta aktivitas fisik yang teratur untuk menjaga kesehatan mental Anda.

- Jangan membuat keputusan penting saat gejala Anda sedang parah, karena Anda sedang tidak bisa berpikir jernih.

- Belajar bersikap positif dan fokus pada hal-hal positif yang membuat hidup Anda lebih baik.

- Bergabung dengan support group yang memiliki kondisi mental serupa, untuk dapat membantu Anda mengatasi masalah yang sama.

- Cobalah utuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan berkumpul dengan keluarga atau teman secara teratur.


Bila Anda memiliki penyakit mental, Anda mungkin merasa putus asa dan tidak berguna. Namun, Anda tidak boleh menyerah! Pengalaman ini bisa membuat orang menjadi pribadi yang lebih kuat.

:):):):)

Minggu, 19 Maret 2023

Self harm


Self harm 



Self harm adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang untuk menyakiti atau melukai dirinya sendiri. Perilaku ini termasuk ke dalam penyakit kejiwaan dan perlu ditangani agar tidak memperparah keadaan.

Penyebab Self Harm
 
Self harm adalah perilaku menyakiti diri sendiri yang disebabkan oleh beberapa hal. Hal yang dapat menyebabkan seseorang melakukan self harm di antaranya:

-Memiliki trauma akan peristiwa tertentu di masa lalu. Dari kondisi tersebut, self harm bagi seseorang yang melakukannya akan dianggap sebagai cara untuk melupakan kejadian traumatis tersebut.
-Memiliki gangguan mental tertentu, seperti depresi, psikosis, autisme, dan lain sebagainya.
-Merasa tertekan dan memendam perasaan negatif dalam kurun waktu yang lama. Misalnya, tekanan yang muncul dari masalah keluarga akan menimbulkan perasaan negatif pada seseorang. Pada kondisi ini, penderita self harm cenderung melukai dirinya sendiri untuk meluapkan emosi atau perasaan negatifnya.
-Tidak dapat mengekspresikan dirinya dengan baik yang berujung stres dan depresi.

 Macam-Macam Self Harm

1. Major self mutilation

Tingkatan self harm paling parah dan dilakukan dengan melukai dirinya yang bahkan bisa mengancam nyawa. Contoh major self mutilation yaitu memotong jari, mencungkil bola mata, dan lain sebagainya.Tindakan ini biasanya dilakukan oleh penderita gangguan mental psikosis.

 2. Stereotypic self injury

Stereotypic self injury merupakan tindakan self harm yang dilakukan secara berulang-ulang namun tingkat keparahannya tidak seintens major self mutilation. Umumnya, penderita kelainan mental autisme akan melakukan self harm jenis ini.Contoh stereotypic self injury adalah memukul anggota tubuh atau membenturkan kepalanya ke tembok berulang kali.

3. Superficial self mutilation

Jenis self harm berikutnya yaitu superficial self mutilation dengan tingkat keparahan cenderung lebih ringan dibandingkan jenis lainnya. Walau begitu, superficial self mutilation yang cenderung ringan ini tetap jangan diabaikan.Tindakan superficial self mutilation biasanya berupa menyayat kulit menggunakan benda tajam, menarik rambut sekuat tenaga, dan lain sebagainya.

Cara Mengatasi Self Harm

 Karena umumnya dilakukan untuk melepaskan emosi terpendam, penderita self harm perlu mengatasinya dengan mengalihkan perhatian mereka ke hal-hal positif. Misalnya, saat Anda memiliki keinginan untuk menyakiti diri sendiri, segeralah mengalihkan keinginan tersebut dengan berolahraga untuk melepas emosi.Selain itu, olahraga juga dapat membantu memperbaiki suasana hati yang sedang tidak baik.Memang, cara berhenti self harm satu ini terkesan sedikit sulit terlebih jika penderitanya sudah terbiasa menyakiti diri sendiri.Untuk itu, Anda sebaiknya berdiskusi dengan profesional, seperti psikiater atau psikolog. 


Sc : siloamhospitals.com

Media sosial


Media sosial,sudah seperti dunia lain manusia. Banyak orang" yang berinteraksi di media sosial. Bekerja,belanja,berkomunikasi,semuanya bisa di lakukan di media sosial. Namun jika kita tidak bijak dalam menggunakan media sosial, kita akan merasakan dampak yang buruk. Hanya dengan sekali "klik",berita yang awal nya hanya kita yang mengetahui,dalam beberapa jam berita tersebut sudah menjadi suatu perbincangan hangat. Jadi berhati-hati lah dalam menggunakan media sosial

Rabu, 01 Maret 2023

Bocchii

Bocchiiii the rock

 


 



Bocchi, she is a very introverted teenager, he rarely socializes with her friends. One day, she was watching a tv show, she saw a band. She was interested in the guitar that the band played. She plays guitar every day in his room,until she has many followers on a social media account.

Mammon

 


Mammon's is one of the 7 demons in Obey Me. He has White hair,yellow-blue eyes,and tanned skin. He was born on september 10th. He really likes money, but he doesn't like to work,he only relies on money from his brother, namely luciefer

Mental Illness

Mental illness (mental disorder), disebut juga dengan gangguan mental atau jiwa, adalah kondisi kesehatan yang memengaruhi pemikiran, peras...