Minggu, 19 Maret 2023

Self harm


Self harm 



Self harm adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang untuk menyakiti atau melukai dirinya sendiri. Perilaku ini termasuk ke dalam penyakit kejiwaan dan perlu ditangani agar tidak memperparah keadaan.

Penyebab Self Harm
 
Self harm adalah perilaku menyakiti diri sendiri yang disebabkan oleh beberapa hal. Hal yang dapat menyebabkan seseorang melakukan self harm di antaranya:

-Memiliki trauma akan peristiwa tertentu di masa lalu. Dari kondisi tersebut, self harm bagi seseorang yang melakukannya akan dianggap sebagai cara untuk melupakan kejadian traumatis tersebut.
-Memiliki gangguan mental tertentu, seperti depresi, psikosis, autisme, dan lain sebagainya.
-Merasa tertekan dan memendam perasaan negatif dalam kurun waktu yang lama. Misalnya, tekanan yang muncul dari masalah keluarga akan menimbulkan perasaan negatif pada seseorang. Pada kondisi ini, penderita self harm cenderung melukai dirinya sendiri untuk meluapkan emosi atau perasaan negatifnya.
-Tidak dapat mengekspresikan dirinya dengan baik yang berujung stres dan depresi.

 Macam-Macam Self Harm

1. Major self mutilation

Tingkatan self harm paling parah dan dilakukan dengan melukai dirinya yang bahkan bisa mengancam nyawa. Contoh major self mutilation yaitu memotong jari, mencungkil bola mata, dan lain sebagainya.Tindakan ini biasanya dilakukan oleh penderita gangguan mental psikosis.

 2. Stereotypic self injury

Stereotypic self injury merupakan tindakan self harm yang dilakukan secara berulang-ulang namun tingkat keparahannya tidak seintens major self mutilation. Umumnya, penderita kelainan mental autisme akan melakukan self harm jenis ini.Contoh stereotypic self injury adalah memukul anggota tubuh atau membenturkan kepalanya ke tembok berulang kali.

3. Superficial self mutilation

Jenis self harm berikutnya yaitu superficial self mutilation dengan tingkat keparahan cenderung lebih ringan dibandingkan jenis lainnya. Walau begitu, superficial self mutilation yang cenderung ringan ini tetap jangan diabaikan.Tindakan superficial self mutilation biasanya berupa menyayat kulit menggunakan benda tajam, menarik rambut sekuat tenaga, dan lain sebagainya.

Cara Mengatasi Self Harm

 Karena umumnya dilakukan untuk melepaskan emosi terpendam, penderita self harm perlu mengatasinya dengan mengalihkan perhatian mereka ke hal-hal positif. Misalnya, saat Anda memiliki keinginan untuk menyakiti diri sendiri, segeralah mengalihkan keinginan tersebut dengan berolahraga untuk melepas emosi.Selain itu, olahraga juga dapat membantu memperbaiki suasana hati yang sedang tidak baik.Memang, cara berhenti self harm satu ini terkesan sedikit sulit terlebih jika penderitanya sudah terbiasa menyakiti diri sendiri.Untuk itu, Anda sebaiknya berdiskusi dengan profesional, seperti psikiater atau psikolog. 


Sc : siloamhospitals.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mental Illness

Mental illness (mental disorder), disebut juga dengan gangguan mental atau jiwa, adalah kondisi kesehatan yang memengaruhi pemikiran, peras...